Pengertian Dekoratif dalam Seni, Fungsi, dan Jenisnya

Jenis-jenis ilmu seni budaya memang sangat beragam dan salah satunya adalah seni dekoratif. Pengertian dekoratif adalah salah satu jenis seni rupa dengan aliran seni modern. Seni dekoratif juga sering kali disebut sebagai seni ornamen.

Apa saja fungsi atau kegunaan dari seni dekoratif? Seperti apa jenis-jenis motif yang ada di seni dekoratif? Artikel yang satu ini akan membahas informasi tentang seni dekoratif. Pastikan untuk membaca artikel ini hingga selesai untuk mendapatkan informasi lengkapnya!

Pengertian Dekoratif

Pengertian-Dekoratif

Arti dekoratif secara umum berhubungan dengan istilah dekorasi. Apa pengertian dari karya dekoratif? Pengertian dekoratif adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menghias atau mempercantik penampilan suatu objek tertentu.

Seni dekoratif disebut juga seni ornamen. Menurut KBBI, ornamen adalah hiasan dalam arsitektur, kerajinan tangan, dan lain sebagainya. Ornamen biasanya terdapat di berbagai karya seni, seperti candi, bangunan, panggung, dan lain sebagainya.

Seni ornamen sudah ada sejak lama dan terus mengalami perkembangan hingga saat ini. Seni dekorasi atau seni ornamen aliran modern mulai berkembang sekitar tahun 1930 di barat Eropa dan juga Amerika Serikat. Aliran seni yang satu ini menggambarkan modernisme yang menjadi mode.

Seni dekoratif atau dekorasi pada umumnya digunakan untuk memperindah tampilan suatu karya seni. Misalnya, keramik, perabot, perhiasan, lukisan, tembikar, barang pecah belah, benda-benda logam, pakaian, perhiasan, dan lain sebagainya.

Di dalam seni gambar juga terdapat enam buah unsur gambar dekoratif, yaitu titik, garis, bidang, bentuk, warna, dan juga tekstur.

Fungsi dan Kegunaan Seni Dekoratif

Fungsi-dan-Kegunaan-Seni-Dekoratif

Apa fungsi karya dekoratif? Seni dekoratif atau seni ornamen memiliki beberapa fungsi atau kegunaan yang umumnya membuat jenis seni yang satu ini sering kali digunakan dalam berbagai bidang kehidupan. Berikut ini beberapa fungsi dan kegunaan seni dekoratif atau seni ornamen, yaitu:

1. Fungsi Murni Estetis

Seni dekoratif memiliki fungsi utama untuk menambah nilai estetika atau nilai keindahan suatu objek yang dihias. Objek yang dihias pun dapat berubah menjadi suatu karya seni yang memiliki tampilan lebih indah dan menarik.

Salah satu contoh penerapan fungsi murni estetis dari seni dekoratif adalah kegiatan mendekorasi panggung untuk suatu penampilan atau acara. Panggung yang semula kosong dan hanya ada rangka-rangka besi akan terlihat lebih indah dengan menambahkan aneka dekorasi dengan konsep tertentu.

Contoh lainnya adalah guci tembikar dari tanah liat. Guci yang awalnya hanya berwarna cokelat akan terlihat lebih indah dengan penambahan seni dekoratif berupa gambar-gambar atau ukiran berwarna. Seni dekoratif juga berperan dalam meningkatkan harga dari guci tersebut.

2. Fungsi Simbolis

Selain memiliki fungsi murni estetis, seni dekoratif atau ornamen juga memiliki fungsi simbolis. Artinya, seni dekoratif dapat digunakan untuk membuat karya-karya yang nantinya berfungsi sebagai simbol-simbol tertentu.

Seni dekoratif dengan fungsi simbolis umumnya ditemukan dalam benda-benda yang digunakan dalam upacara adat atau ibadah lainnya. Artinya, seni dekoratif digunakan sebagai simbol keagamaan, adat, atau kepercayaan tertentu.

Selain itu, seni dekoratif sebagai fungsi simbolis juga dapat ditemukan pada ukiran-ukiran candi. Misalnya, ukiran-ukiran atau relief di Candi Borobudur yang merupakan simbol atau gambaran kehidupan di masa dulu.

3. Fungsi Teknis Konstruktif

Fungsi teknis konstruktif juga terdapat dalam seni dekoratif khususnya dalam suatu konstruksi bangunan. Seni dekoratif berupa ornamen dapat berfungsi untuk menyangga, menghubungkan, menopang bahkan memperkokoh suatu konstruksi bangunan.

Jenis-jenis Motif dalam Seni Dekoratif

Seni dekoratif selalu berhubungan dengan aneka motif yang digunakan untuk memperindah tampilan suatu objek. Berikut ini beberapa jenis motif yang umumnya digunakan dalam seni dekoratif, yaitu:

1. Seni Dekoratif Motif Geometris

Seni-Dekoratif-Motif-Geometris

Motif geografis dalam seni dekoratif berupa unsur-unsur yang ada dalam ilmu ukur. Misalnya, garis lurus, garis melengkung, lingkaran, persegi, segitiga, prisma, segi lima, dan berbagai bentuk geometris lainnya.

Pada awalnya, motif ini dibuat dengan goresan-goresan saja mengikuti bentuk objek. Namun, kini motif geometris sudah berkembang dan dimodifikasi hingga menjadi karya yang indah.

2. Seni Dekoratif Motif Tumbuhan

Seni-Dekoratif-Motif-Tumbuhan

Motif tumbuhan dalam seni dekoratif dapat membuat kesan natural atau alami dalam suatu karya seni. Beragam jenis tumbuhan dapat dijadikan inspirasi untuk membuat motif tumbuhan yang indah dalam suatu karya seni.

Pada umumnya motif tumbuhan yang tercipta akan bergantung pada beberapa faktor. Misalnya, lingkungan alam, sosial, kepercayaan, tempat motif diciptakan dan lain sebagainya.

3. Seni Dekoratif Motif Binatang

Seni-Dekoratif-Motif-Binatang

Selain tumbuhan, hewan juga bisa menjadi inspirasi berbagai motif dalam seni dekoratif. Namun, pada umumnya motif binatang yang digunakan merupakan hasil gubahan atau sterilisasi yang masih dikenali bentuk dan jenis binatangnya.

Seni dekoratif juga dapat menggunakan visualisasi bentuk binatang pada bagian tertentu saja kemudian dikombinasikan dengan berbagai motif lainnya untuk menghasilkan karya yang estetik.

4. Seni Dekoratif Motif Benda Alam

Seni-Dekoratif-Motif-Benda-Alam

Alam di sekitar memang mampu menciptakan berbagai inspirasi yang memukau dalam karya seni. Motif-motif dalam seni dekoratif juga dapat tercipta dari inspirasi benda-benda alam, misalnya awan, air, batu, tanah, tebing, dan lain sebagainya.

5. Seni Dekoratif Motif Manusia

Seni-Dekoratif-Motif-Manusia

Manusia juga bisa menjadi objek yang menciptakan inspirasi motif dalam seni dekorasi. Contoh penggunaan motif manusia dalam seni dekoratif adalah bentuk-bentuk wayang, topeng, dan lain sebagainya.

6. Seni Dekoratif Motif Kaligrafi

Seni-Dekoratif-Motif-Kaligrafi

Huruf juga dapat dirangkai menjadi motif kaligrafi dalam seni dekoratif. Rangkaian huruf kaligrafi dapat dikreasikan hingga membentuk benda tertentu. Tentunya seni dekoratif dengan motif ini akan memiliki makna dan nilai estetika tersendiri.

Pengertian dekoratif merupakan suatu kegiatan seni yang dilakukan dengan tujuan menghias atau memperindah penampilan suatu objek tertentu. Seni dekoratif memiliki beragam motif yang dapat digunakan dalam berbagai karya seni.

Leave a Comment